Oleh: bana11 | Juni 28, 2009

Tips Mengatasi Sengatan Lebah

Adakalanya kita menjumpai seseorang disengat lebah/tawon atau mungkin kita sendiri mengalaminya. Alat penyengat lebah (ovirpasitor) merupakan alat pertahanan pada bagian belakang tubuh lebah betina.

Ketika lebah menyengat, alat penyengat dan kantung racun tertinggal (lebah madu yang mati setelah menyengat) di tubuh korban, adapula yang tidak tertinggal (golongan hymenoptera) dan dapat digunakan menyengat lagi.

Zat racun lebah (fosfolipase, histamin, hialuronidase, norepinefrin, mellitin) akan merangsang keluarnya histamin yang menimbulkan 2 jenis reaksi, yakni:

1. Gejala Lokal

  • Rasa terbakar dan nyeri di tempat sengatan

  • Pembengkakan (edema)

  • Gatal (urtikaria, pruritus)

  • Benjolan merah (eritematus)

2. Gejala Menyeluruh (sistemik) *0,4-0,8 %*

  • Merah (angioedema) dan gatal (urtikaria) seluruh tubuh

  • Pembengkakan saluran nafas yang dapat menimbulkan gangguan pernafasan

  • Syok anafilaktif.

Gejala yang menyeluruh (gejala sistemik) dapat menimbulkan reaksi berat bahkan fatal beberapa saat setelah mengalami sengatan.

Bagaimana menganggulanginya ? Berikut ini adalah Tips mengatasi sengatan lebah:

Untuk mengatasi gejala lokal:

  1. Kompres daerah sengatan menggunakan es (kantung es)

  2. Beri obat golongan antihistamin untuk menguragi gatal ( misalnya: loratadine 10 mg 1×1, Terfenadine 60 mg 2×1, mebhydrolin napadisilate 50 mg 3×1, chlorpheniramine maleate 4 mg 3×1, cetrizine diHCl 10 mg 1×1, fexofenadine HCl 60 mg 1×1, dll )

  3. Beri pereda sakit. Bila rasa sakit belum berkurang, dapat diberi suntikan lidokain 2% atau kombinasi lidokain 2% dan triamsinolon diasetat.

Untuk mengatasi gejala menyeluruh (sistemik).

  1. Beri suntikan epinefrin 0,3-0,5 cc secara subkutan (di bawah kulit) dan dapat diulang 10 menit jika diperlukan. Untuk kasus yang berat, suntikan dapat diulang selama beberapa hari.

  2. Beri kortikosteroid.

  3. Beri antihistamin. Dapat juga diberikan kombinasi kortikosteroid dan antihistamin.

  4. Desensitisasi. Langkah ini ditempuh untuk orang-orang yang dalam kesehariannya beresiko tersengat lebah, misalnya: para pekerja ternak lebah.

Ngupil adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada lubang hidung. Kegiatan ngupil ini biasanya dilakukan dengan menggunakan bantuan jari-jari tangan dan merupakan aktivitas yang tidak bisa dipindahtangankan ke orang lain, karena pastinya orang lain itu akan merasa jijik lantaran tidak merasa memiliki upil tersebut…

Ngomong-ngomong apa sih upil itu? Upil adalah sebentuk kotoran yang terdapat pada lubang hidung yang terjadi akibat proses pernafasan. Udara yang kita hirup tentu tidak semuanya bersih. Pastilah ada debu atau partikel kecil lainnya yang ikut terhirup paru-paru lewat hidung kita.

Tuhan menciptakan alat pernafasan ini begitu sempurna. Ada alat detektor benda-benda asing yang tidak boleh masuk ke dalam rongga paru-paru di dalam dada kita. Ada bulu hidung yang berfungsi sebagai penyaring debu-debu dengan ukuran cukup besar. Jika masih ada yang mampu menerobos pertahanan bulu hidung, maka ada lendir hidung atau ingus yang mencegah partikel debu dengan ukuran mikroskopis agar tidak masuk ke hidung. Wow…

Nah, upil terbentuk dari jeratan ingus yang mampu menangkap banyak partikel debu yang menggumpal dan kemudian mengering sehingga terbentuklah sebuah kerak di dalam lubang hidung. Terkadang karena saking kerasnya upil sehingga susah dikeluarkan dari hidung dan memerlukan tenaga ekstra.

Untuk mengeluarkan upil biasanya menggunakan jari tangan. Kalau saya sendiri biasanya menggunakan jari telunjuk tangan kiri. Hehehe.. Padahal menurut orang dan seperti yang diajarkan semasa kecil dulu, tangan kiri itu tangan yang digunakan untuk yang kotor-kotor saja.

Tapi nggak tahu ya, tangan kiri saya agak lebih aktif pada saat ngupil, pegang keypad hp, remote, dan kegiatan yang memerlukan kombinasi gerakan jari tangan dan pergelangan tangan. Hehehe… Kecuali kalau untuk menulis tangan kanan lebih jago, meskipun menulis dengan tangan kiri juga bisa… Kalau untuk kaki, saya ‘terbiasa’ melompat dengan kaki kiri maju terlebih dahulu dan kurang bisa kaki kanan maju terlebih dahulu. Tapi anehnya, saya bukan orang kidal…. Hmmm….

Ini berarti bahwa pada saat saya ngupil otak kanan saya lebih aktif daripada otak kiri. Otak kanan adalah tempat hal-hal yang berkaitan dengan kreativitas, perasaan, emosi, gaya bahasa, imajinasi, dll. Ini menunjukkan bahwa pada saat ngupil, saya melakukannya dengan penuh kreativitas dan perasaan!! Berimajinasi dimanakah letak upil berada. Pada saat ujung jari telunjuk kiri menyentuh benda yang diduga upil, apalagi saat merasa menemukan upil yang gede dipojokan lubang hidung dan susah dikeluarin, emosi pun meningkat. Dengan menghembuskan udara dari paru-paru dengan keras, berharap si upil tadi dapat terjun bebas dari hidung dengan sendirinya, atau minimal bergeser dan mampu dijangkau telunjuk kiri saya, hehehe….

Nah, saat si upil besar tadi berhasil dikeluarkan, perasaan lega dan enak pun muncul. Hehehehe… Pernah ada yang menulis tentang analogi ngupil dan ML. Yup seperti itulah, keduanya memiliki banyak persamaan, kekekeke……

1. Apakah benar ML (Make Love) itu enak??
= Sensasinya kurang lebih sama ketika kita sedang ngupil..

2. Kenapa perempuan lebih menikmatinya?
= Waktu ngupil, yang kerasa enak kan hidungnya..bukan jarinya..ya kan?

3. Kenapa perempuan benci dan menolak untuk diperkosa??
= Apakah anda senang kalau ada orang asing mengupili hidung anda pake jari dia????!!

4. Kenapa perempuan menolak dan tidak bisa ML jika sedang datang bulan??
= Saat hidung sedang berdarah (mimisan) apakah masi ada gairah / keinginan untuk mengupil??

5. Katanya, semakin banyak sperma laki-laki yang keluar saat orgasme, semakin besar kenikmatannya..Apakah itu benar??
= Semakin besar upil yang didapat saat mengupil, anda semakin puas kan???

6. OK, pertanyaan terakhir.. Kenapa cowo ga suka pakai kondom saat ML ??
= Apakah anda suka ngupil pake sarung tangan??

Sempat berfikiran juga kenapa jarang sekali saya menggunakan jari kelingking untuk mengupil, padahal dari segi ukuran jari kelingking adalah yang paling kecil dari semua jari tangan. Secara logis akan mempermudah kegiatan ngupil, jari kelingking akan lebih leluasa menelusup lubang hidung. Ga mungkin kan ngupil pake jari segede jempol. Kebayang tu susahnya kaya apa.. Haha… Ntahlah, mungkin ngupil adalah bagian dari kebiasaan kita…

Hmm, kalau anda ngupil pake jari yang mana dan kapan saat yang paling baik untuk ngupil? Ada pengalaman unik saat ngupil? Misalnya pernah nyoba ngerasain gimana sih rasanya upil itu… Dimana biasanya tempat mendaratkan upil yang sudah berhasil di angkat?? Bawah meja, tembok, atau lipatan baju? Hehe…

Segera lancarkan strategi jempolan ini untuk kembali rujuk dengan si dia, emang sich biasanya cowok yang kebagian tugas untuk minta maaf. Tapi bukan berarti setelah berbuat salah. Kamu hanya bisa mengkerut imut minta dimaafkan. Beberapa cara ampuh ini bisa kamu coba untuk mendapatkan maafnya :

Beri Dia Waktu

Telah menyakiti hati cowok kamu ? tak perlu buru-buru minta dimaafkan, terkadang cowok butuh waktu untuk menghilangkan tekanan, sendirian.

Puji-puji Dia

Siapa bilang rayuan tak berguna ? ini justru kunci melepaskan diri dari kemarahan si dia, bahkan lebih ! mau tahu kenapa ? soalnya beberapa cowok jarang sekali mendapat pujian positif. So, bila kamu melimpahkan pujian untuknya, dia akan kelimpungan dan akhirnya lupa untuk marah.

Buat Dia Tertawa

Segenting apapun situasi saat si dia mengamuk, biasanya cara terbaik untuk meredam suatu ketegangan adalah dengan melucu.

Biarkan Tubuh bicara

Lima dari lima cowok setuju : tak ada yang bisa membuat mereka melupakan kekecewaan seampuh dengan bahasa tubuh & perhatian sayang pasangannya.

Oleh: bana11 | Juni 28, 2009

NgaTasiN MinDeR di DePaN GeBeTaN

Minder di depan gebetan ? Wah! Ini namanya bencana! Bisa-bisa dia ilfill gara-gara liat kelakuan kita yang ajaib. Makanya, sebelum ketimpa sial dua kali, buruan atasi tuh minder. Nih beberapa triknya!

bAnYaK-bAnYaK nEbAr SeNyuM

Senyum bikin orang keliatan charming. Senyum bikin orang keliatan ramah. Senyum bikin orang keliatan tulus. Tapi yang paling penting, senyum bisa nutupin ‘aura’ salting! Karena minder ataupun karena kege-eran. Jadi, kalo pas lagi hadap-hadapan sama gebetan tiba-tiba badan kita kayak bajaj, nah, mulai deh banyak-banyak nebar senyum. Biar ‘ga keliatan! Dan biar dia punya penilaian bagus ke diri kita.

NgajaK NgobRoL duLuaN

Biasanya orang kalo minder cenderung jadi pendiam kayak arca. Huh! Mungkin lantaran tegang kali yeee. Padahal kalo situasinya kayak gini tuh malah jadi tau kalo kita minder. Terus, gimana caranya biar ‘ga tegang? Ya ngobrol! Dan bakal asyk lagi kalo kita duluan yang ngebuka pembicaraan. Soalnya kalo kita duluan yang ngeduluan nyari topik, otomatis pikiran kita terfokus disitu, ‘ga lagi sibuk mikirin minder, apalagi kalo topic yang kita lempar dapet sambutan bagus. Minder? Udah lupa Tuh!

BaWa baRaNg aTaU MaKaNaN

Trik lain, bawa sesuatu yang bisa dipake bareng-bareng dengan gebetan. Bisa barang (kayak komik, majalah, atau discman), bisa juga makanan. Jadi kalo udah nggak bisa senyum atau ngajak ngobrol karena kelewat grogi, sodorin aja tuh makanan atau barang yang kita bawa. Nah, kalo baca komik bareng atau ngemil kacang bareng, masak sih suasana ‘ga jadi cair (es kali cair, he3x)?

Sok PeDe Aje !

Minder itu kan karena kitanya yang ‘ga pede. So, kalo kita mau ngelawan rasa minder, sok pede aja! Pasang tampang adem dan lempeng, terus pasang sikap tenang dan gentleman. Emang ‘ga gampang. Makanya kalo kita mau mencoba trik ini makanya kita harus bermain-main dengan pikiran kita sendiri. Misalnya, mikirin kelebihan-kelebihan diri kita. Lebih ampuh lagi, pikirin aja kalo gebetan kita itu pada dasarnya sama aja minder juga sama kita. Cuma sok pedenya jangan sampe kelewatan. Tar keluarnya malah over acting! Nyebelin!

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »

Kategori