3 profesor, 3 penemuan
3 orang professor masing2 dari AS,Jerman dan Indonesia mengadakan conferensi teknologi di Bali,masing2 mereka menceritakan hasil penelitian terbaru mereka :
AS : Di negara saya Pesawat terbang udah dapat mencapai ketinggian sama dengan matahari
Jer & INDO : AH…Masaa..???
AS : Hee..hee di bawah-bawah itu sedikit..
Jer & Indo : OOOO…..Gitu..mmmmm
Jerman : Dinegara saya mobil udah bisa lari dengan kecapatan 100 Km/Mnt
AS & Indo : Hahh..masa’ ..iya..?????
Jerman : Hee..di bawah- bawah itu sedikit..
As & Indo : OOO..hmmmm..Iya..ya.
Indonesia : Di indonesia seorang wanita dapat melahirkan dari Lobang pusarnya…
AS & Jer : Hahh..Gile..yang Benar..!!!
Indonesia : emmm..di bawah – bawah itu sedikit…
terusin
Untuk malam pertamanya Joni, menghadiahkan Wina sebuah kimono sutra. Joni sengaja meletakkan kimono tersebut diatas ranjang pengantin sebagai isyarat supaya Wina segera mengenakannya setelah selesai acara resepsi
pernikahan malam hari. Tidak lama setelah Joni meletakkan kimono dan keluar kamar pengantin, masuklah Ibu Wina yang bermaksud memberikan
semangat dan briefing kepada Wina. Ibu Wina melihat kimono yang tadi diletakkan Joni dan iseng tertarik untuk mencobanya. Secara tidak terduga Joni yang sudah tidak sabar lagi melewati kamar. Ia melihat pintu kamar terbuka dan ada seseorang mengenakan kimono. Karena ia menduga yang mengenakan kimono tersebut adalah Wina, maka dengan sangat bersemangat ia masuk, menutup pintu dan merangkul dari belakang. Dan…dan…. 20 menit kemudian Joni baru menyadari bahwa wanita yang bersamanya adalah ibunya Wina.
“Hah, ibu…maafkan saya….”
Namun dengan tegasnya ibu Wina mengancam,
“Terusin, lu cabut gue tabok…”
saya punya berita buruk tentang kesehatan anda
Seorang pria merasa pergelangan tangannya snut-snutan, lalu ia mengunjungi seorang dokter untuk pengobatan.
Pria : “Dok . . pergelangan tangan saya terasa nyeri . . .”
Dokter : “Apa yang telah Bapak lakukan ?”
Pria : “Saya habis bermain tenis. Mungkin karena terlalu memaksa . . . sekarang jadi terasa sakit di sini . .” sambil menunjukan pergelangannya
yang memar.
Dokter : “Kebetulan sekali. Saya punya alat cek up otomatis yang bisa mendeteksi segala jenis penyakit dengan tepat.”
Sambil memberikan sebuah botol, dokter itu kemudian berkata :
“Saya Minta urin (air kencing -Red) Bapak dituangkan di sini.”
Tanpa ragu-ragu pasien tsb membuang urinnya ke botol tsb. Lalu dokter meletakan botol yang telah berisi urin ke sebuah mesin. Mesin berbunyi sebentar, lalu mengeluarkan secarik kertas.
Dokter : “Ini laporannya . . . menurut mesin ini, otot pergelangan tangan anda memang terkilir.”
Pria itu sangat kagum dengan mesin si dokter. Pikirnya hanya dengan urin, maka bisa diketahui penyakit yang tepat. Setelah mendapatkan pengobatan, pria tersebut keluar ruang praktek. Di luar ia bertemu suster yang kemudian
memberikannya sebuah botol yang sama.
Suster : “Bapak kalau ada masalah lagi tidak perlu repot-repot ke sini. Cukup isi botol ini dengan urin Bapak, terus kirim botolnya ke sini untuk diperiksa. ”
Pria itu mengangguk setuju. Beberapa hari kemudian, pria itu berpikir untuk ngerjain si dokter. Dengan mesin canggihnya. Ia meminta anak perempuannya kencing di botol tersebut. Kemudian ia mencampurnya
dengan oli mobil, lalu melakukan [maaf] onani dan mencampur ‘hasilnya’ ke dalam botol. Botol itu kemudian kalau isi dikocok sehingga tercampur merata. Pikirnya, dokter tidak akan tahu urin ini sudah dicampur dengan
berbagai zat. Keesokan harinya ia datang sendiri ke dokter dan menyerahkan botol untuk diperiksa. Setelah menunggu lebih dari 3 jam, akhirnya dokter tersebut ke luar dengan membawa secarik kertas
laporan.
Dokter : “Saya punya berita buruk tentang kesehatan anda !”
Pria sambil tersenyum culas : “Wah . . . ada apa Dok ?
Katakan saja biar saya bisa tahu sekarang.”
Dokter : “Baiklah kalau anda memang bersikeras untuk mengetahuinya.
PERTAMA, anak perempuan anda sedang hamil. KEDUA, mobil anda perlu diganti olinya. Dan yang KETIGA, otot pergelangan tangan anda tidak akan
sembuh kalau anda masih sering onani!”



